Kata 'Chenta'

Thursday, April 2, 2009 | | |
Share

Kalau dicerakin kata bistari entri cinta, pasti ampuh ceraian dan juzuknya. Tapi manusia bisa terpana dan terkeliru antara kebenaran, keperluan dan suara hati angkara provokasi atau jolokan sekeliling. Kadang pilihan jasadnya tak seiring hatinya.. Lantas mana datang dahulu? Perasaan kasih dan sayang atau perasaan rasa selamat...

Aku yakin kalau dikumpul nilaian kata hakiki, ramai yang terkejut kebenaran nyata. Ramai yang sedar tapi tidak mengeyakan, ramai yang bertutur.. "ahh cinta boleh dipupuk..". Benar sekali bagi ku, tapi bagaimana bisa dipupuk kalau tiada noktah bidayahnya? Bagaimana mahu dimekar kalau tak ada putik bunganya?

Ke mana hala tuju ikatan rasa kasih? Pujangga berbahasa memberi untaian nasihat yang bisa disimpulkan;
- cari dulu noktah bidayah kasihnya
- nilai dahulu akhir nihayah jalannya
- introspeksi awal tulus hati sendiri
- projeksi bakal nostalgia
- jelaskan kalbu sendiri apa kepinginnya

Tapi pujangga berbahasa nilai skema. Punya estetika yang kalau dinukilkan tak terpancar praktikalnya. Redahlah jalan langkah mu, belasahlah kata hati mu, jangan banyak berfikir kerana semua dirancang tak pasti berlaku, tapi yang sedia dirancang oleh Pencipta pasti terencana.


Muaz Hadi

0 comments:

There was an error in this gadget