Hampa... Kosong...

Sunday, December 16, 2012 | Labels: | |
Share

Ratah tubuhku
Pancung riwayat ku

Potong kisah ku
Lumat rasa ku

Apa yang terbaik 
Diriku dan diri ku
... tiada diri mu
hampa..

Apa yang terindah
rinduku dan rindu ku
... tiada rindu mu
kosong..

Agung sakti harapan ini
Gunung tinggi penantian ini
Tersadung tergolek
... tak terbangunkan lagi
apa mungkin...
..bolehkah?

- Muaz Hadi -

kredit gambar: Goodfon.com




11 comments:

  1. danang wisik says:

    Puisine keren,bahasane tragis

  2. danang wisik says:

    Dapat inspirasi dari mana ya....

  3. danang wisik says:

    Dapat inspirasi dari mana ya....

  4. Dzaky Dewan says:

    Good Poem. I Like this Poem! Visit me back, Ok!

  5. am.shila says:

    Puisi yang mantap, teruskan berkarya dan usah lupa berkunjung ke blogku sebagai tautan mahabbah... http://chivalry-tranquillity.blogspot.com/2012/12/solat-tahajud.html

  6. Yahieko pein says:

    menyentu hati

  7. Ponda Samarkandi says:

    mantap......kunjungi blog saya juga ya, http://ponda-samarkand.blogspot.com

  8. putra says:

    Waktu ini terus berjalan
    Meski perlahan tp pasti
    Melenyapkan sebuah kisah
    Antara kau dan aku

    Terima kasih kuucapkan kepadamu
    Yang telah merubah duniaku
    Walau akhirnya harus aku yang mengalah kepadanya
    Tapi aku takkan pernah menyesal mencintaimu

    Perpisahan ini bukanlah sebuah akhir
    Namun, ini merupakan sebuah awal
    Awal untuk melepasmu
    Awal untuk merelakanmu
    Dan awal untuk mengenangmu

    Puisi Untuk Bapak Sakit | Puisi Twitter Lucu Tapi Bingung | Surat-surat cinta padamu | Puisi Tentang Matahari Dan Gelombang | Puisi Untuk Ibu Tercinta | Puisi Cinta dan Cita Terdampar | PUISI RENUNGAN KISAH SEMUT DAN BATU | PUISI BERSERAKAN | PUISI MEMBACA BAHASA SUNYI | Puisi Cinta Untuk Negeriku Indonesia | Puisi iPhone 5 Punya Saya | 3 Puisi Cinta Rindu Sedih | Mengapa Hanya Kau Beri Luka! Bacalah, | Layu Setangkai Mawar Cidera | 3 Puisi Perpisahan Romantis | Privacy Policy for www.puisina.blogspot.com | Bagai gema-gema panjang yang berhimpun | Betapapun juga: ia itu abadi | Masa yang penuh gairah | SURAT - SURAT CINTA By; Isbedy Stiawan ZS | Nenek tua tersandung ke dalam kematian | Bagai kabut mengambang | Kabut-kabut hari menimpa senja. | aku mau hidup seribu tahun lagi! | Puisi Tentang binatang

  9. Qosim Ibn 'Aly says:

    mugi berkah http://goleksurgo.blogspot.com/

  10. ABU NAWAS says:

    Aku mencarimu dalam kidung | Ingin ada di sisimu | Jika aku bukan pilihan terbaikmu | Malam ini seperti malam sebelumnya | PANTUN ARJUNA NEMBAK CINTA SILVIA | PUISI SELALU ADA BAYANGMU DI MATAKU | PUISI SMS PANTUN SELAMAT SIANG LUCU DAN GOKIL | Puisi Malam Kepergianmu menyiratkan hampa - Bidadari Linglung | Puisi Malam Tangisan Luka Teriakan Lara Bidadari Linglung | Puisi Move On Bidadari Linglung | SMS PANTUN PATAH HATI

  11. Dydi Nadya says:

    Hi Muiz, cantik puisi yg awak tulis..like it so much..its,really beautiful *thumbsup* klu senang bacalah karya saya..masih br nk berjinak2 dgn penulisan puisi ni šŸ˜Š

There was an error in this gadget