Warna Rindu

Tuesday, January 11, 2011 | Labels: | |
Share

hati ini menyanyi
nada gelisah sendiri
irama asyik terurai
bagai tak terlepaskan rantai
persis musafir terdampar di pantai

rupanya masih sedar selubung rindu
hirisan yang nyata sungguh nyilu
dibuai hembusan angin pilu
sepi lagi tapi kali ini tak berlagu

lambaikan pada bulan
bertanya khabar indah
mengenang warna-warna nostalgia
yang membisikkan kerinduan

aduh terkapai-kapai pada bisikan ini..


Muaz Hadi

5 comments:

  1. paranoid"nasir"android says:

    indah.teruskan berkarya.
    saling membantu melalui kritikan. :)

  2. Muaz Hadi says:

    terima kasih untuk anda juga, samg pujangga. kata hati biasa dilampiaskan begini kan? kita orang puisi =)

  3. ladyFinger says:

    sungguh ingah puisi ini.. sungguh terasa menusuk kalbu..

  4. Ryu Richie says:

    salam kenal ka muaz hadi...
    karya2 anda indah sekali, saya pengagum... :)

  5. Muaz Hadi says:

    - lady finger; begitu lah hati, kadang ianya penyeri hidup, kadang mematahkan kita..

    - Ryu Richie; salam kenal untuk anda juga, terima kasih dan saya gembira sekali jika karya ini mampu memberi kesan pada jiwa pelawat juga =)

There was an error in this gadget