Aku sentiasa sendiri..

Thursday, October 29, 2009 | Labels: | |
Share

Aku punya penyembuh luka
tapi penyembuh itu yang melukakan
hati ku luka...

Aku punya penawar duka
tapi penawar itu yang mendukakan
hati ku duka...

Aku punya penyandar tika hiba
tapi penyandar itu yang menghibakan
hati ku hiba...

bisa sungguh katanya... menghiris
azab sunggup diskripsikanya... menyucuk
kejam sungguh andaiannya... menikam
aku katanya tiada berperikemanusiaan..
benarkah?

dia menyesal jadi penyembuh luka
dia menyesal jadi penawar duka
dia menyesal jadi penyandar hiba
dia menyesal kerana selalu menyokong
dia sungguh menyesal..

mari angin hiburkan hati ku
biar aku tenang semula
biar alam juga tahu
..aku sentiasa sendiri..
T_T

-Muaz Hadi-

6 comments:

  1. setiakasih says:

    duhai teman
    usah merintih pada penawar luka yang menjadi penabur bisa

    dia bukan tercipta untuk mungkin
    relakan dia pergi
    kerana dia tidak lagi sudi

    pujuklah hatimu teman...
    biarlah sendiri
    dari penyimpan sembilu di hati

    sakit rindu yang membawa ke mati

  2. FaZiLa says:

    yup..btol gk kata setiakasih tuh..nk nasihat diri sdiri gk :p

    kupujuk hatiku
    biarlah sendiri
    dari penyimpan sembilu di hati...

  3. setiakasih says:

    salam fazila.. ~ngee

  4. Muaz Hadi says:

    @setiakasih:

    aku biarkan jua..
    melabuh ini pilu..
    melangkah ini sakit..
    aku tetap mahu dia disamping
    mendukung rebah ku..
    memangku hayat ku..
    mendengar bisik ku..

    tapi dia memilih untuk melukai ku..
    menghempas kata guris hati ku..

    tiada lagi kata ku..
    biar aku begini..

    @fazila
    ewah kamu juga sudah pandai berpuisi yer skrg! bagus!

  5. Shazana says:

    andai dia memilih untuk melukaimu,
    engkau perisai hati dengan kalam suci,
    pasti tak terasa sakitnya luka itu,

    andai dia menghempas kata guris hatimu,
    sambutnya dengan senyum kesabaran dan ketabahan,
    pasti kata guris itu terasa bagai angin lalu,

    namun jika engkau biarkan sahaja,
    disakiti, dihempas pilu,
    itu bukan takdirmu,
    tapi kehendak nuranimu,
    yang tulus, halus,
    lemah tanpa dia,
    walaupun hakikatnya engkau teguh,
    seteguh kasihmu padanya...

  6. Arika damayanti says:

    aku ingin kau tau bahwa aku sangat mencintaimu...disetiap hembus nafasku...didenyut nadiku..aku selalu mendambamu..namun pernahkah kau menyadari semua itu?
    pernahkah kau sudi untuk membalas semua itu????/

There was an error in this gadget